Solusi Membangun Pendidikan Murah di Daerah

1. Pendahuluan : Andai aku jadi anggota DPD RI

Saat ini kita banyak melihat jutaan anak indonesia yang putus sekolah dan tidak mampu membayar biaya pendidikan yang kian hari kian mahal. Di tempat yang lain kita melihat banyak sekali sekolah-sekolah yang rusak bahkan roboh karena tidak ada nya dana untuk membangun. Potret sekolah di daerah adalah cermin kegagalan pemerintah di dalam memenuhi janji nya sesuai dengan undang-undang dasar 1945 pasal 31 dimana pendidikan adalah hak setiap warga negara dan negara wajib menyediakan sarana pendidikan buat warga nya. Seandainya saya menjadi anggota DPD RI maka hal yang paling poko yang akan saya lakukan adalah membenahi sektor pendidikan khususnya di daerah. Karena pendidikan adalah modal dasar bagi sebuah negara untuk dapat maju dan bersaing di dunia global sekarang ini.

2. Konsep Membagun Pendidikan di daerah

Banyak sekali teori yang dapat digunakan untuk membangun sektor pendidikan di daerah namun saya hanya ingin menerapkan konsep yang dapat langsung di terapkan dan direalisasi kan tanpa janji-janji manis.

Di dalam membangun pendidikan ada 3 faktor utama yang terlibat, yaitu pendidik (guru), peserta didik (siswa) dan peraturan (pemerintah daerah) apabila ketiga faktor ini dapat saling bekerjasama tanpa harus melihat siapa yang lebih berkepentingan maka pendidikan dapat dijalankan tanpa biaya yang mahal. Contoh jika pemerintah meneyediakan sekolah yang bagus sekali pun kalau pengajar dan siswa nya tidak ada maka akan sia-sia begitu juga sebaliknya kalau guru dan siswa nya ada dan siap tapi fasilitas dari pemerintah tidak mendukung maka akan sia-sia saja. Jadi ketiga faktor tersebut harus saling mendukung.

3. Solusi Pendidikan Murah di Daerah

Bagian ini saya akan membahas solusi untuk memecahkan permasalahan pendidikan yang ada di daerah. Saya nama kan VU-Learning (Village Ubiquitous Learning) dimana saat ini teknologi informasi dan komunikasi sudah sangat maju dan pesat tidak ada lagi jarak ruang dan waktu dikarenakan setiap orang sekarang dapat saling terhubung satu sama lain dengan teknologi informasi dan komunikasi tersebut. Jadi intinya jika kita ingin mendapatkan standar pendidikan daerah yang sama dengan di kota besar maka tenaga pendidik nya juga harus sama hal ini bisa diatas dengan teknologi informasi dengan cara menggunakansistem pendidikan jarak jauh atau e-learning dimana seorang pengajar tidak perlu datang ke lokasi mengajar tapi cukup dilakukan di satu tempat dan di sharing ke daerah-daerah. Tentunya perlu biaya yang tidak murah untuk itu perlu kerjasama pemerintah daerah dan swasta untuk dapat membangun jaringan infrastruktur pendidikan berbasis e-learning in sampai ke pelosok-pelosok pedesaan. Program menkominfo membuat internet desa harus bisa dimanfaatkan untuk hal ini, jadi kerjasama lintas sektoral antara mendikbud, menkominfo dan mendagri harus cepat dilaksanakan.

Biaya di dalam membangun infrastruktur internet pendidikan di daerah tidak lah mahal dan dapat dilakukan kerjasama dengan pihak swasta yang nanti nya juga akan mengundang investor untuk daerah tersebut.

4. Penutup

Demikian solusi yang bisa saya berikan apabila saya dipilih sebagai anggota DPD RI. Kalau kita mau kita pasti bisa dan pasti ada jalan keluar untuk mengatasinya. Semoga pendidikan di Indonesia jauh lebih baik dan berkembang dengan adanya teknologi ini.